22Tipe Coolant yang direkomendasi untuk dipergunakan di Opel Blazer Coolant yang digunakan boleh merk apa saja, disini direkomendasikan : Glysantine G-48-00 (Ethylene Glycol based coolant) dicampur air 1: 1. Selama masa garansi kendaraan menggunakan coolant dengan nama : Opel Coolant p/n : 1940656 23. Tekanan angin pada ban Opel Blazer.
3sAlmN. jip ilustrasi Chevrolet Opel Blazer - Opel Blazer merupakan SUV yang mengesankan unsur gagah dan macho, pertama kali diperkenalkkan pada tahun 1996 lalu, Pada awalnya, SUV ini masih menggunakan nama Opel, Karena nama Opel sendiri dainggap bukan sebagai mobil SUV yang bertenaga besar, untuk itu General Motor GM mengubah nama dari Opel Blazer menjadi Chevrolet Blazer. Blazer hadir di Indonesia dengan 3 generasi, generasi pertama pada tahun 1996 - 1998, generasi kedua 1999-2002, dan terakhir 2002 dan pensiun tahun 2005. Kondisi bekasnya pun sudah sangat terjangkau, untuk keluaran tahun 2001 saja harganya sudah di bawah Rp 50 juta. Instagram freundwagen Opel Blazer Elite DOHC 1998 Baca Juga Opel Blazer Elite, SUV Populer di Era 90-an, Kondisi 'Antik' Unitnya Ada di Sini Nah sebelum membeli dalam kondisi bekasnya, berikut ini 4 peyakit yang sering ditemui di Opel Blazer. 1. Sistem Pendinginan Mesin Opel maupun Chevrolet Blazer berbagai varian diciptakan untuk negara beriklim dingin, makanya Opel atau Chevrolet Blazer rawan soal pendinginan mesin.
Banyak pertanyaan melalui email, WA dan BBM saya mengenai perawatan mobil Blazer ini sebenarnya mahal atau murah? Dan banyak diantara Blazer Enthusias yang masih rencana ambil Blazer jadi bingung ketika mendapat informasi dari tetangga, temen dan sekenanya mengenai perawatan mobil Blazer ini. Ada yang bilang perawatanya sebulan habis 1 juta. Wow... mahal banget ya. Soal mahal atau ga sepertinya relatif ya om bro. Soalnya mobil jepang yang baru keluar kemaren aja perawatannya sama aja mahal om bro. Tetangga saya punya jepangan juga tahun muda alias BATITA kok sama aja mahal ya kisaran 1 jutaan juga sekali visit ke bengkel resminya. IndoBlazer akan share pengalaman si Hitam saja sebagai perbandingan. Si Hitam service setiap 3-5 bulan sekali tergantung kilometer yang dicapai alias umur oli mesin dan itupun tidak ke bengkel resmi chevrolet atau opel, tapi ke bengkel khusus Blazer atau mekanik langganan yang biasa pegang Blazer. Kadang kalo kita ga bisa ke tempatnya mekaniknya yang datang kerumah untuk service dirumah. Rincian biaya Service Rutin Blazer - Oli Mesin Shell HX5 240 ribu - Filter Olie GM putih 60 ribu - Filter Bensin GM 90 ribu - Filter Udara GM 110 ribu - Ongkos 150 ribu Nah loh di itung-itung kok 650 ribu ya. Kira-kira murah atau mahal? Sebenarnya bisa juga ngerjain sendiri dirumah kalau mau DIY alias do it yourself. Coba aja bandingkan sama bengkel resmi mobil baru BATITA kira-kira sama atau lebih murah? Saya pikir akan sama saja ga akan beda jauh. Kecuali...! mungkin ganti Balljoin, ganti ini itu bisa jadi lebih dari 1 juta, tapi itu kan bersifat sekali-kali tergantung kasus. Silahkan cek list Sparepart Chevrolet-Opel Blazer di SINI atau "Yang mahal sih biaya aksesorisnya om bro" - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - BBM 53FB5271
Original Posted By papaganteng212â–ºSelamat hari senin.. Masih bersama ane gan, papaganteng212, penikmat otomotif Indonesia, baik roda 2 atau roda 4. Sebelumnya, ane sempet ngebahas sejarah awalnya Opel Blazer di Indonesia. Pertanyannya, kenapa ane ujug-ujug bahas Blazer, mobil tuwir, yang katanya bensin boros, perawatan mahal, spare part susah dll. Baca ini Gan Seluk Beluk Opel Blazer Ane punya pengalaman dengan Opel Blazer. Bayangin gan, Opel Blazer jadi mobil pertama yang ane beli. Jadi bener-bener nol pengalaman melihara mobil, langsung dapet Opel Blazer. Saat pertama beli, langsung banyak orang bilang, kenapa beli Blazer, mesin boros gitu, muat cuma lima, spare part mahal, pokoknya semua yang serem-serem soal ngerawat Blazer. Nah, sebenernya berdasarkan pengalaman ane dan dirangkum dari beberapa situs, Opel Blazer punya banyak keunggulan. simak ini gan... 1. Harga murah Ane tahun 2009 beli Blazer cuma Rp 25 juta. Kondisi mulus, mesin lumayan rapi, meskipun butuh restorasi di beberapa sektor. Tapi dengan harga segitu, dibandingkan dengan semua SUV yang ada di Indonesia, Blazer adalah yang termurah. Kisarannya saat ini ada di angka Rp 30 juta sampai Rp 40 juta. Tentunya tergantung kondisi mobil. Saran ane, buat yang minat boyong Opel Blazer, cari mobil dengan harga terbaik jangan terlalu murah, atau ketinggian, lalu sediain juga dana cadangan sekitar Rp 10 jutaan, buat perbaikan. Syukur-syukur dana itu ga kepake gan.. hehe 2. Model masih sesuai dengan zaman Sejak pertama lahir 1996 sampai 2003, Blazer tidak banyak mengalami perubahan signifikan. Hanya beda aksesoris dan lampu, tapi coba lihat dengan bodi tidak terlalu kotak, justru Blazer tak terlihat kuno dibandingkan dengan Nissan Terrano misalnya. Bahkan, kalau mau bergaya, coba nonton film-film Hollywood yang bercerita tentang agen pemerintahan seperti FBI atau CIA, mobilnya SUV dengan desain mirip Blazer kan. hehe bisa jadi referensi modif tuh. 3. Mesin Injeksi Meski lahir di tahun 90-an, tapi Opel Blazer sudah mengusung mesin injeksi. Bandingkan dengan Nissan Terano, Daihatsu Taft, Toyota Landcruiser, Hardtop dan SUV lainnya, hanya Blazer yang menggunakan mesin injeksi. 4. Spare Part Awet Suku cadang Opel Blazer memang terkenal lebih mahal, tapi bila dibandingkan dengan merek Jepang. Hanya saja, usia pemakaian komponen ternyata lebih panjang, jadi sebenarnya secara sisi ekonomis sesuai. Enaknya lagi, sekarang tersedia spare part asli GM, ada juga KW sampai yang handmade . 5. Tenaga Mengusung mesin ber cc, tenaga yang tersedia dari mesin Blazer terbilang mumpuni. Hanya saya memang Opel Blazer bukan berhabitat dalam kota dengan situasi jalanan yang padat. Berbodi bongsor dan bukan berkarakter stop and go, bakal menyulitkan Blazer buat bermanuver di lalu lintas padat. Tapi, kalau dibawa ke luar kota, dijamin lari.. asal mesin sehat tentunya. 6. Pajak Murah Walaupun bayar setahun sekali dan bisa dibilang murah, Blazer mempunyai range Pajak 900 ribu-1,2 juta karena di STNK dan BPKB termasuk kedalam minibus.. 7. Nyaman Suspensi yang empuk, kabin senyap dan luas membuat berkendara atau jadi penumpang cukup nyaman. Karakter perpaduan Eropa dan Amerika Serikat, membuat Blazer tidak menyampingkan sektor kenyamanan. Wajar saja, dulu harga jual Blazer di atas Rp 250 jutaan. Untuk ukuran tahun segitu, tentu Blazer masuk dalam kategori mobil mahal bukan. Kayanya segitu dulu keunggulan Opel Blazer, mungkin agan-agan yang budiman ada yang mau menambahkan? Monggoo Besok kita bahas kelemahan Opel Blazer.. hehe.. Salam Kebo