Candiini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha. Ciri-cirinya: Keadaan dari candi ini terlihat masih cukup kokoh dan utuh dengan ukiran relief kala-makara dan bentuk relief lainnya yang masih nampak sangat jelas.
Reliefpermukaan bumi meliputi berbagai bentukan yang ada di daratan dan dasar laut. 1. Relief Daratan. Daratan di permukaan bumi memiliki berbagai macam bentuk di antaranya berikut ini. a. Dataran, adalah suatu wilayah yang relatif landai mendekati rata. Wilayah dataran dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu berikut ini.
Gambar4.19 Karya 4 Naga (Sumber: dokumen peneliti) Spesifikasi karya Judul : Naga Ukuran: 250 x 130 cm Tahun : 2016 Karya di atas merupakan koleksi showroom "Abdi Seni" dibuat oleh bapak Sugimin pengrajin relief ukir Mulyoharjo, beliau merupakan salah satu pengrajin yang suka dengan makhluk khayal untuk dijadikan inspirasi dalam pembuatan relief ukir.
Harga Saxophone saku saksofon mini warna hitam dengan tas penyimpanan: Rp269.000: Harga: Tuner jepit merk Deluxe tuner gitar biola saksofon alat stem digital: Rp31.900: Harga: Saxophone Alto Mute Saxophone Silencer Saksofon Mute: Rp49.282: Harga: Jam Meja Vintage Saksofon / Vintage Mini Saxophone Model Alarm Clock: Rp39.000: Harga: Brick non lego - Accessories Saxophone Saksofon fOJB2x1. Penciptaan seni relief logam bertema lalat merupakan gagasan untuk mengangkat peran lalat dalam kehidupan manusia. Lalat identik dengan hal kotor dan penyakit. Namun demikian, perannya dalam ekosistem sangat besar, khususnya dalam proses penguraian sampah. Penelitian medis juga ada yang merilis bahwa lalat dapat digunakan sebagai sarana penyembuhan. Adanya manfaat lalat bagi kehidupan manusia menjadi daya tarik untuk diangkat sebagai sumber ide penciptaan seni. Metode penciptaan seni menerapkan metode tiga tahap enam langkah, melalui tahapan eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Teknik ukir logam digunakan selama pembentukan relief yang menggunakan aluminium sebagai media ekspresi. Hasil karya relief bertema lalat menjadi media introspeksi tentang peran masing-masing makhluk ciptaan Tuhan. Semua makhluk telah dirancang sedemikian rupa untuk dapat menjalankan perannya dalam kehidupan. Dengan demikian tidak diperkenankan merendahkan satu diantara kunci lalat, seni, introspeksi Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free 42JURNAL KRIYAVolume 17 Januari 2020LALAT SEBAGAI SUMBER INSPIRASIPENCIPTAAN KARYA RELIEF LOGAMAntok Dirgantoro PutroJurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia SurakartaEmail dirgantoropt WiyokoJurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia SurakartaEmail aji Penciptaan seni relief logam bertema lalat merupakan gagasan untuk mengangkat peran lalat dalam kehidupan manusia. Lalat identik dengan hal kotor dan penyakit. Namun demikian, perannya dalam ekosistem sangat besar, khususnya dalam proses penguraian sampah. Penelitian medis juga ada yang merilis bahwa lalat dapat digunakan sebagai sarana penyembuhan. Adanya manfaat lalat bagi kehidupan manusia menjadi daya tarik untuk diangkat sebagai sumber ide penciptaan seni. Metode penciptaan seni menerapkan metode tiga tahap enam langkah, melalui tahapan eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Teknik ukir logam digunakan selama pembentukan relief yang menggunakan aluminium sebagai media karya relief bertema lalat menjadi media introspeksi tentang peran masing-masing makhluk ciptaan Tuhan. Semua makhluk telah dirancang sedemikian rupa untuk dapat menjalankan perannya dalam kehidupan. Dengan demikian tidak diperkenankan merendahkan satu diantara kunci lalat, seni, introspeksiABSTRACTThe creation of y-themed metal relief art is an idea to raise the role of ies in human life. Flies are identical with dirty things and diseases. However, its role in the ecosystem is very large, especially in the process of decomposing waste. Medical research has also released that ies can be used as a means of healing. The existence of the benets of ies for human life is an attraction to be appointed as a source of ideas for art art creation method applies the three-step six-step method, through the stages of exploration, design, and realization. Metal carving techniques are used during the formation of reliefs that use aluminum as a medium of y-themed relief work is a medium of introspection about the role of each of God’s creatures. All beings have been designed in such a way as to be able to carry out their role in life. Thus it is not permissible to demean one of the y, art, introspectionA. Pendahuluan Lalat mempunyai beraneka ragam jenis, salah satunya yang paling dekat dengan lingkungan manusia adalah lalat rumah. Spesies yang merugikan ditinjau dari kesehatan manusia adalah musca domestica, hal ini disebabkan karena fungsinya sebagai vektor transmisi mekanis dari berbagai bibit penyakit dan berhubungan erat dengan lingkungan hidup manusia Trisyono, 2013 32.Lalat merupakan serangga yang bebas penyakit. Namun, oleh karena ia hidup di tempat-tempat kotor, sehingga bakteri maupun virus dapat ikut menempel pada tubuhnya. Apabila lalat yang ditempeli bakteri maupun 43Antok Dirgantoro P., Aji Wiyoko Lalat sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Relief LogamVolume 17 Januari 2020virus kemudian hinggap pada makanan yang dikonsumsi manusia, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan penyakit bagi di dalam bahasa Arab “adz-dzubab” disinggung dalam satu ayat, yaitu ayat 73, surat al-Hajj. Allah SWT berrman yang artinya;“Hai manusia! telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah! Sesunggungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun. Walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah.” 73.Lalat cenderung identik dengan hal-hal yang kotor dan terkesan menjijikkan bagi beberapa orang. Namun demikian, lalat mempunyai kegunaan juga bagi manusia, terbukti dengan adanya budi daya lalat hitam sebagai pakan ternak ditempat pembuangan akhir TPA sampah di daerah Situbondo Jawa Timur Republika, 17 Agustus 2005. Lalat memiliki sisi positif bagi kesehatan karena salah satu sayap lalat mengandung antibiotik/ penawar penyakit bagi tubuh manusia. Dari Abu Hurairoh radhiyallahu anhu, dia berkata, Rasulullah bersabda, “Jika lalat hinggap ke minuman salah seorang diantara kalian, maka hendaklah ia menenggelamkannya kemudian buanglah lalat tersebut, karena sesungguhnya di salah satu sayapnya ada penyakit, dan di sayap lainnya ada obat ”. HR Al Bukhori dan Abu Dawud.Lalat mempunyai keindahan, seperti warna matanya yang terlihat terang, sepasang sayap transparan dengan guratan indah, serta warna tubuhnya yang beraneka ragam pada setiap spesiesnya. Bentuk tubuhnya terbagi tiga bagian kepala, toraks dan tubuh lalat berpotensi untuk dieksplorasi lebih lanjut sebagai dasar gagasan penciptaan karya kriya, secara umum dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu a. Kelompok kriya kagunan fungsional peralatan rumah tangga, piranti, perabotan, dan ragam barang anyaman, b. Kelompok karya kriya lengkapan ornamen, aksesoris, komponen bangunan, benda hias, benda seni, dan lain-lain, danc. Kelompok karya kriya menjenis guratif, relief, arca, tosan aji, perhiasan, ekspresi, dan lain-lain Toekio, dkk, 2007 116.Relief merupakan bagian dari seni kriya, yang sering dijumpai sebagai ukiran pada hiasan perabot, mebel kayu, maupun dinding candi. Penciptaan karya seni kriya dengan ide dasar bentuk lalat menjadi daya tarik, mengingat bahwa lalat cenderung pada hal-hal yang bersifat kotor dan menjijikkan. Dengan demikian, menjadi suatu tantangan tersendiri untuk mewujudkan suatu karya seni kriya yang indah dengan ide bentuk lalat. Adapun rumusan penciptaan dapat disampaikan sebagai berikut1. Bagaimana mengeksplorasi objek lalat sebagai ide dasar penciptaan seni relief logam?2. Bagaimana proses membuat karya relief logam berbahan plat aluminium?3. Bagaimana mendeskripsikan nilai-nilai seni/ estetik yang melekat pada karya kriya logam dengan ide dasar lalat?Tujuan penciptaan seni relief dengan ide dasar bentuk lalat antara lain1. Menggali potensi estetika yang terdapat pada siologi lalat, sebagai dasar penciptaan karya seni relief Mewujudkan karya relief logam bersumber pada gagasan nilai-nilai positif yang dapat diambil dari lalat, melalui media Memperkaya khazanah produk seni relief logam.. 44JURNAL KRIYAVolume 17 Januari 2020B. MetodeMetode penciptaan seni relief ini mengacu pada mekanisme tiga tahap enam langkah yang disampaikan SP. Gustami 2007 330-332. Mekanisme tersebut meliputi1. Tahap Eksplorasiaktivitas penjelajahan mengenai sumber ide dengan langkaha. Langkah pertama pengembaraan jiwa, pengamatan lapangan untuk menentukan tema dan rumusan masalah. b. Langkah ke dua penggalian landasan teori, sumber referensi serta acuan visual untuk menciptakan gagasan kreatif ke dalam bentuk sket atau gambar teknik. identikasi dengan perumusan masalah, 2. Tahap Perancangana. Langkah ke tiga menuangkan ide gagasan kedalam bentuk visual dengan batas rancangan dua dimensional. b. Langkah keempat visualisasi gagasan dari sketsa terpilih menjadi bentuk model prototipe3. Tahap Pewujudana. Langkah ke lima pewujudan berdasarkan model prototipe ke bentuk yang benar-benar sesuai keiinginan. b. Langkah ke enam mengadakan penilaian atau evaluasiterhadap karya yang sudah Hasil Dan PembahasanMorfologi lalat umumnya dikategorikan berukuran kecil, sedang, dan besar. Telur berbentuk oval. Larva lalat berwarna putih berukuran 10 mm, berwarna putih, tidak berkaki, kepalanya kecil makin belakang makin besar. Pupa berbentuk lonjong, umumnya berwarna merah atau coklat. Kepala lalat dewasa biasanya mempunyai mata yang menonjol dan terdapat sepasang antena. Toraks menopang kaki dan sayap. Sayap membranosa licin, berbulu, atau seperti pada sayap nyamuk, mempunyai sisik-sisik. Venasi sayap merupakan gambaran penting untuk diagnosis Noble, 1989 743.1. Tinjauan beberapa jenis lalat yang sering dijumpai di lingkungan rumah tanggaa. Lalat rumah Musca domesticaLalat ini berukuran sedang, panjangnya 6-8mm, berwarna hitam keabu-abuan dengan empat garis memanjang gelap pada bagian gelap dorsal 1. Lalat rumah musca domesticab. Lalat kandang stomoxys calcitransLalat ini bentuknya menyerupai lalat rumah tetapi berbeda pada struktur mulutnya yang berfungsi menusuk dan menghisap darah. Lalat ini jarang dijumpai di pemukiman, karena berkerumun disekitar kandang 2. Lalat kandang stomoxys calcitrans 45Antok Dirgantoro P., Aji Wiyoko Lalat sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Relief LogamVolume 17 Januari 2020c. Lalat hijau calliphoridaeLalat ini terdiri atas banyak jenis, umumnya berukuran sedang sampai besar, dengan warna hijau, abu-abu, perak mengkilap atau abdomen gelap. Perkembangbiakkan lalat ini biasanya pada bahan cair berasal dari hewan, bangkai, sampah penyembelihan, sampah ikan, dan kotoran 3. Lalat hijau calliphoridaed. Lalat daging sarcophaga sppLalat ini termasuk ke dalam famili Sarcophagidae, berwarna abu-abu tua, berukuran sedang sampai besar kira-kira 6-14 mm 4 Lalat dagingsarcophaga sppe. Mimik drosophilaLalat ini berukuran kecil, jumlahnya bisa sangat banyak dan bersifat mengganggu serta mengancam kesehatan manusia. Lalat jenis ini tertarik pada buah dan sayuran, terutama bahan yang mengalami fermentasi Hartono, 2016 18-19.Gambar 5 Mimik drosophila Foto Repro Antok Dirgantoro Putro, 20172. Beberapa karya seni yang ide dasarnya bersumber pada bentuk lalatReferensi berupa karya-karya seni yang bertema lalat diperlukan sebagai pendukung orisinalitas gagasan penciptaan. Selain itu, juga bermanfaat selama proses eksplorasi bentuk. Adapun karya-karya yang dirujuk sbbGambar 6. Karya Antok berjudul Otakku Otak-Otakmu. Material kayu dan keramik 46JURNAL KRIYAVolume 17 Januari 2020Gambar 7. Lukisan cat akrilik di atas kanvaskarya Antok berjudul 8. Karya Entang Wiharso,Berjudul Over Power, 2009, 100 cm x 200 cm menggunakan material 2017Karya-karya tersebut diatas diacu untuk dikembangkan melalui beberapa sketsa yang mempertimbangkan kesatuan konsep ide dan konsep visual. Tahap eksplorasi bentuk melalui sketsa juga mengacu pendekatan estetika agar wujud visualnya indah dan menarik. 3. Pendekatan EstetikaLandasan penciptaan dalam kajian bentuk estetis karya seni menggunakan teori Dewitt H. Parker 2004 154-155, yang dibagi dalam enam asasa. The Principle of Organic Unity asas kesatuan organis. Asas ini berarti bahwa setiap unsur dalam suatu karya seni merupakan satu kesatuan yang harmonis. Tidak memuat unsur-unsur yang tidak perlu dan sebaliknya memuat semua unsur yang diperlukan. Pada masa lampau biasa disebut kesatuan dalam The Principle of Theme asas tema. Dalam setiap karya seni terdapat satu atau beberapa ide atau induk peranan yang unggul berupa apa saja bentuk, warna, pola, irama, tokoh, makna yang menjadi titik pemusatan dari nilai keseluruhan karya The Principle of Thematic Variation asas variation menurut tema. Tema dari suatu karya seni harus disempurnakan secara terus-menerus sampai mendapatkan pilihan tema yang menarik untuk divisualisasikan dan tidak menimbulkan The Principle of Balance asas keseimbangan. Kesamaan dari unsur-unsur yang berlawanan atau The Principle of Evolution asas perkembangan. Proses yang bagian awalnya menentukan bagian selanjutnya dan bersama-sama menciptakan suatu makna yang The Principle of Hierarchy asas tata jenjang. Kalau asas-asas variasi menurut tema, keseimbangan dan 47Antok Dirgantoro P., Aji Wiyoko Lalat sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Relief LogamVolume 17 Januari 2020perkembangan mendukung asas utama kesatuan utuh, maka asas yang terakhir ini merupakan penyusunan dari unsur-unsur dalam asas kesatuan adalah nilai karya seni. Unsur-unsur yang terkandung dalam penciptaan karya ini merupakan dominasi bentuk yang padu. Asas tema, mengemukakan tentang lalat dan medium alumunium menjadi kesatuan tema yang diangkat. Asas variasi menurut tema dijabarkan melalui bentuk karya panel dari alumunium. Asas keseimbangan diwujudkan dalam desain maupun ditampilkan menurut berat karya itu sendiri. Asas perkembangan, mengungkapkan motivasi untuk menciptakan karya dari bentuk-bentuk lalat yang sudah ada sebelumnya. Asas tata jenjang, mendiskripsikan penyusunan unsur-unsur dari asas variasi tema, keseimbangan dan perkembangan untuk mendukung asas utama menjadi kesatuan yang utuh dalam rangkaian kerja. Keenam asas tersebut telah menjadi pijakan penulis dalam penciptaan karya tugas akhir Pewujudan KaryaTeknik mewujudkan suatu ide ke dalam suatu media karya seni dipilih sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal ini, teknik ukir digunakan untuk membentuk relief pada plat aluminium. Mengukir plat aluminium digunakan pahat tumpul serta alas ukir berupa jabung. Adapun tahapan pewujudan karya relief adalah sbba. Sketsa yang telah dibuat, diperbesar ukurannya hingga skala 11, untuk selanjutnya ditempel pada plat Tahap mengukir rancapan untuk memindahkan garis sketsa pada plat Tahap mengukir wudulan untuk memberi dimensi cembung pada objek Tahap mengukir ndak-ndakan, untuk meratakan bagian latar objek, sekaligus mendetail sudut-sudut Tahap mengukir krawangan untuk melubangi bidang latar yang diinginkan Tahap memasang kerangka penguat,g. Tahap pencucian, pewarnaan dan pelapisan. Bahan pewarna yang digunakan pada karya relief aluminium ini menggunakan pewarna makanan dengan merk Rajawali. Adapun hasil karya yang telah siap pajang adalah sebagai berikutGambar I’m Laler I’m MedicUkuran 200cm x 85cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiFinishing Pewarna makanan, spidol, selain dianggap sebagai serangga pengganggu dan membawa sumber penyakit, sebenarnya mempunyai peran penting bagi manusia, salah satunya bagi ilmu kesehatan. Larva lalat digunakan dalam ilmu kesehatan untuk terapi penyembuhan luka. Larva diletakkan pada luka selama 2 atau 3 hari dalam perban khusus untuk menjaga larva tidak berpindah. Beberapa larva larva kelas medis yang telah disinfeksi akan memakan pada bagian daging yang mati saja. Karena larva tidak dapat larut atau memakan jaringan sehat, insting alami akan membuat merangkak di tempat lain setelah area luka bersih. Hal tersebut digunakan untuk mengobati dan memulihkan luka dalam prosedur terapi larva. Penggunaan larva lalat dalam terapi luka tersebut menunjukkan adanya aktivitas penutupan atau penyembuhan luka. Pergerakan larva pada luka juga dapat menstimulasi pembentukan granulasi jaringan, sehingga luka cepat sembuh. Penulis menghadirkan bentuk visual pada karya seni berupa alat suntik yang dihinggapi lalat dan akan dibawa terbang. Alat suntik 48JURNAL KRIYAVolume 17 Januari 2020merupakan alat bantu untuk memasukkan cairan obat ke dalam tubuh manusia yang menderita penyakit. Lalat yang membawa alat suntik diartikan sebagai media penyembuhan alternatif untuk menyembuhkan penyakit. Penulis menambahkan bentuk lalat yang sedang kawin, karena dari hasil perkawinan berupa larva lalat itulah yang digunakan sebagai media pengobatan. Bentuk akar ditampilkan sebagai simbol kesuburan dan kemakmuran. Akar adalah bagian paling dasar struktur tumbuhan, sekaligus kunci utama untuk kehidupan manusia. Karena ketika tidak ada akar, maka tidak mungkin akan ada tumbuhan, sedangkan manusia sangat membutuhkan Cleaning the BodyUkuran 185cmx 115cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiFinishing Pewarna makanan, spidol, Here is my houseUkuran 185cmx 115cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiFinishing Pewarna makanan, spidol, EnergiUkuran 185cmx 115cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiFinishing Pewarna makanan, spidol, clear. 49Antok Dirgantoro P., Aji Wiyoko Lalat sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Relief LogamVolume 17 Januari 2020Gambar Fishing wingsUkuran 185cmx 115cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiMedium AluminiumFinishing Pewarna makanan, spidol, Stone brainUkuran 185cmx 115cmMedium AluminiumTeknik Rancapan, wudul dan natasiFinishing Pewarna makanan, spidol, clearD. PenutupLalat merupakan hewan yang mempunyai peran penting dalam kehidupan manusia. Beberapa manfaat lalat antara lain bisa digunakan untuk terapi kesehatan dan zat pengurai limbah rumah tangga. Unsur siologi lalat seperti sayap, kaki, kepala dan ekor dapat menjadi daya tarik untuk diekplorasi dan dikembangkan menjadi karya seni. Bentuk lalat dieksplorasi menjadi bentuk-bentuk baru yang tidak hanya sekedar mengacu pada bentuk aslinya, tetapi sebagai karya seni pengungkap ekspresi dan nilai losos. 50JURNAL KRIYAVolume 17 Januari 2020Proses mengerjakan karya seni berbahan dasar plat aluminium diperlukan kehati-hatian, mengingat karakter aluminium yang mudah retak dan patah. Karya seni dengan objek lalat dapat berkesan estetis melalui tahap perancangan dan konsep yang karya seni melalui serangkaian proses, meliputi; pemilihan bahan, pemotongan, pengukiran/ pembentukan, pengelasan dan nishing. Pemilihan teknik harus didasari oleh penguasaan karakteristik bahan. Pada setiap proses pengerjaannya, bisa saja karya aluminium mengalami berlobang atau rusak pada saat proses Trisyono. 2012. “Pertumbuhan dan Perkembangan Lalat Musca Domestica dalam Beberapa Jenis Kotoran Ternak”. Jurnal Entomologi Indonesia, Vol. 10 No. 1989. Parasitologi Biologi Parasit Hewan. Yogyakarta Gadjah Mada University. Terjemahan Drh. Toekio, Guntur, Achmad Sja’i. 2000. Kekriyaan Nusantara. Surakarta ISI Gustami. 2004. Proses Penciptaan Seni Kriya Untaian Metodologis. Yogyakarta BP ISI Gustami. 2007. Butir-Butir Mutiara Estetika Timur. Yogyakarta Hartono. 2016. “Identikasi dan Distribusi Kepadatan Lalat pada Beberapa Model Pengelolaan Sampah di TPAS Sukosari Karanganyar”, Tesis. Surakarta UNS Surakarta. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this dan Perkembangan Lalat Musca Domestica dalam Beberapa Jenis Kotoran TernakAndi TrisyonoAndi Trisyono. 2012. "Pertumbuhan dan Perkembangan Lalat Musca Domestica dalam Beberapa Jenis Kotoran Ternak". Jurnal Entomologi Indonesia, Vol. 10 No. Mutiara Estetika TimurSpGustamiSP. Gustami. 2007. Butir-Butir Mutiara Estetika Timur. Yogyakarta dan Distribusi Kepadatan Lalat pada Beberapa Model Pengelolaan Sampah di TPAS Sukosari KaranganyarUntung HartonoUntung Hartono. 2016. "Identifikasi dan Distribusi Kepadatan Lalat pada Beberapa Model Pengelolaan Sampah di TPAS Sukosari Karanganyar", Tesis. Surakarta UNS Surakarta.
353 sehingga jejak seni rupa yang menggunakan bahan batu sangat banyak diketemukan. c. Logam, ada beberapa nama bahan logam yang kekerasannya juga bertingkat yaitu aluminium, besi, baja, tembaga, perunggu, kuningan, nikel, emas, perak dan platina. Bahan-bahan ini dalarn pembentukannya dapat langsung ditekuk, dikenteng, disambung dengan las maupun harus dicairkan untuk keperluan teknik cor. Bahan logam cukup tahan lama, misalnya perunggu, tembaga, kuningan, perak dan emas adalah jenis logam yang anti karat sehingga karya-karya dengan bahan ini tahan berabad-abad dan tidak rusak. 3. Jenis Seni Rupa Tiga Dimensi Karya seni rupa tiga dimensional sering pula disebut nirmana ruang yang dapat dikategorikan menurut tingkatan kadar dimensinya. a. Relief Relief merupakan wujud yang dikembangkan dari suatu bidang yang memiliki ketebalan. Prinsipnya ada rongga ruang negatif dan ada ujud ruang positif. Biasanya wujud dengan volume menonjol ke luar serta melekat pada latar belakang. Teknik mengerjakan relief tidak selalu menggunakan pahat untuk membentuk, tetapi dapat pula dengan teknik a b Gambar 269. aRelief Raja Hesire dari Mesir 2700 Sebelum Masehi, b Relief Peperangan Raja Asurnasrpal II dari Asiria 850 Sebelum Masehi sumber Gombrich Di unduh dari 354 menempel material yang digunakan. Prinsip utama relief adalah, adanya asosiasi tiga dimensional dan wujudnya menempel pada latar belakang, sehingga relief hanya dapat dilihat dari depan. Berdasarkan tebal tipisnya ujud relief sebagai ruang positif, maka relief dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu relief rendah dan relief tinggi. 1 Relief Rendah, pada relief ini wujudnya timbul dari latar belakang sangat tipis, namun jika diterpa sinar, ketebalannya akan nampak sebagai akibat efek bayangan yang ditimbulkannya terhadap batas tepi dari wujud tersebut. Uang logam adalah salah satu contoh dari relief ini, begitu pula ukiran tradisional dari Tana Toraja, relief peninggalan jaman Mesir Kuno dan Siria Kuno gb. 206 yang dibuat dengan bahan batu. Tugas Latihan Lakukanlah latihan ini agar dapat memahami bagaimana membuat relief rendah dengan bahan lunak yang sederhana. x Gunakan kertas HVS, buatlah beberapa sket alternatif tentang susunan bentuk-bentuk geometris dengan pensil, x Ambil dua lembar potongan karton ukuran 30x40 cm. x Pilih salah satu sket alternatif susunan bentak geometris itu dan pindahkan ke atas salah satu karton dengan menggambarnya kembali dengan pensil, x Potong gambar itu dengan pisau cutter Ialu tempelkan dengan lem pada karton yang satunya. x Berilah warna-warna netral akrilik, dengan demikian anda sudah mendapatkan sebuah karya relief rendah dengan menggunakan bahan dan teknik yang paling sederhana. x Gunakan contoh sebagai acuan. 2 Relief Tinggi, pada relief jenis ini secara teknis muncul wujud dari latar belakang paling sedikit setengah dari tebal bidang. Relief ini wujudnya lebih jelas terlihat karena ruang negatifnya jauh lebih dalam dibanding relief rendah. Kedalaman ruang negatif memberikan gelap terang lebih kontras sehingga wujud yang terkena sinar menjadi menonjol. Contoh dari relief ini adalah relief pada candi Borobudur dan candi Prambanan. Di unduh dari 355 Perhatikan contoh refief tinggi pada bagaimana wujud itu dapat terlihat menonjol ? Gambar 270 . Relief pada kubur batu Zaman Romawi 220-230 Masehi, bahan marmer sumber Paul Zelanski Pada gambar 207 pemahat pada zaman 230 tahun Sebelum Masehi telah memiliki keterampilan tinggi dalam membentuk bahan marmer yang keras menjadi terlihat lembut. Bentuk-bentuk draperi kain yang digambarkan sangat luwes, begitu pula pada wujud manusianya nampak plastis sesuai dengan karakternya. Tugas Latihan Latihan ini penting sekali dilaksanakan agar siswa dapat mencoba bagaimana membuat karya nirmana ruang dalam bentuk relief dengan bahan yang sederhana. x Buatlah beberapa sket alternatif susunan bentuk organis dengan pensil pada kertas HVS atau kertas gambar lainnya. x Pilih salah satu dari sket tersebut, kemudian sempurnakan dengan menggambar kembali dengan pensil pada kertas gambar ukuran 35 x 45 cm x Buatlah lempengan tanah liat dengan ukuran 35 x 45 x 5 cm x Buatlah sket yang sama dengan sebelumnya pada lempengan tanah liat itu. x Dengan alat cukil dari bambu atau kayu secara perlahan buang bagian tanah liat pada ruang negatif. x Sempurnakan bentuk-bentuk positif secara perlahan sampai mendapatkan bentuk yang diinginkam x Keringkan relief itu dengan sempurna sebelum dibakar dalam tungku. x Gunakan gb. sebagai acuan. Di unduh dari 356 3 Karya Frontal Kata frontal berasal dari bahasa Inggris yang berarti dari, pada atau di garis depan. Jenis karya tiga dimensional ini sengaja dirancang untuk dilihat hanya dari pandangan depan. Wujudnya tiga dimensional penuh dan dapat dilihat dari segala ini berbeda dengan relief yang hanya dapat dilihat dari pandangan depan saja karena menempel pada dinding. Ukuran jenis karya ini tidak besar misaInya cincin, gelang tangan, kalung dan beberapa karya seni rupa dari bahan gelas dan kayu. Karena dilihat dari satu bagian depan saja maka fokus pengerjaan dan perhatian kita tercurah pada bagian tersebut. Misalnya sebuah cincin tidak mungkin fokus perhatian kita ditempatkan pada bagian belakang, karena fungsinya tidak memungkinkan untuk itu. Banyak karya patung zaman dahulu yang digunakan sebagai media pemujaan antara lain berwujud karya frontal karena hanya dilihat dari pandangan depan. Hal ini mungkin berhubungan dengan fungsinya, bahwa patung merupakan media berupa simbolisasi dari kemahakuasaan Tuhan yang divisualisasikan dalam bentuk tiga dimensional sebagai wujud dewa yang fisiknya mirip manusia. Ketika para pemuja melakukan pemujaan seakan berhadapan dengan dewa yang dimaksud. Oleh karena itu bagian belakangnya patung tidak berfungsi. Begitu pula dengan seni sesaji, pembuatan bagian depan mendapat perhatian lebih besar gb. 271b. a b Gambar 271. Senmut dengan putrinya, Mesir Kuno 1450 Sebelum Masehi sumber Paul Zelanski, Ardhnareswari, Unsur sesaji Bali foto Agung Suryahadi. Di unduh dari 357 Tugas Latihan Lakukanlah latihan ini agar dapat menghayati bagaimana membuat karya frontal yang termasuk jenis karya tiga dimensional nirmana ruang. x Buatlah beberapa sket alternatif yang menggambarkan kehidupan binatang. x Dengan teknik pijit, buatlah bentuk setengah silinder dengan tanah liat x Pilih salah satu sket alternatif yang terbaik kemudian sempurnakan dan pindahkan ke atas permukaan bentuk setengah silinder tadi. Gunakan alat tajam untuk menggoresnya. x Secara perlahan gunakan alat cukil untuk menghilangkan tanah pada bagian ruang negatif. x Bentuklah bagian ruang positif wujud dengan hati-hati, gunakan alat-alat butsir untuk membuat detailnya. x Setelah selesai keringkan karya itu dengan sempurna sebelum dibakar. 4 Full Round Inilah jenis karya yang betul-betul tiga dimensional karena sengaja dirancang agar dapat dilihat dari segala penjuru. Oleh sebab itu, perencanaan dan pembuatannya lebih rumit dibanding jenis karya lainnya. Pada proses perencanaan harus menggunakan penglihatan imajinasi terhadap seluruh sisi karya yang ingin dibuat. Selain itu harus dipertimbangkan pula bagaimana si penglihat termotivasi untuk melihat ke setiap sudut pandang dari karya itu. Dengan demikian seluruh bagian sisi karya harus menarik perhatian, tidak ada bagian yang kurang menarik dan lepas dari pandangan. Oleh karenanya hubungan setiap unsur harus kuat keserasian dan kesatuannya. Berdasar solid nya karya full round ini dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yakni wujud berongga, wujud padat dan wujud padat berongga. Wujud berongga susunannya terdiri dari rongga-rongga yang membentuk satu kesatuan wujud, rongganya dapat berupa geometris maupun organis gb. 272a. Wujud padat tidak kelihatan ada rongga gb 272b, wujud itu utuh dan padat biasanya bahannya dari jenis bebatuan dan kayu, tetapi ada juga karya yang kelihatan padat namun di dalamnya ada rongga, sehingga padatnya semu dan rongganya tidak berperan secara estetik Di unduh dari 358 a b c Gambar 272 . a Zoltan Kemeny, Fluctuation, logam sumber Gombrich, b Rodin, The hand of God, marmer sumber Gombrich, cBarbara Hepworth, Pendour, Kayu dicat sumber Paul Zelanski. tetapi lebih kepada pertimbangan teknik. Contohnya adalah karya dengan bahan logam dengan teknik cor. Wujud padat berongga adalah kombinasi antara rongga dan kepadatan wujud, keduanya berperan secara estetik. Lihat c, bagaimana peran rongga sebagai ruang negatif berinteraksi dengan ujud padat sebagai ruang positif. Karya jenis ini biasanya menggunakan bahan kayu atau batu, karena lebih efisien, tidak Di unduh dari 359 membuat kepadatan wujud karena dibuat dari bahan yang secara alami sudah padat. Selain itu dapat juga memanfaatkan sifat alami bahan terutama tekstur permukaan batu maupun kayu. Pada gambar 272a wujud tiga dimensional itu terbentuk dari susunan plat logam berirama dan berongga. Sebaliknya Rodin menggunakan bahan mamer yang padat dan keras yang memahatkan ide simboliknya tentang Tangan Tuhan. Hepworth menggunakan kayu dalam mengungkapkan gagasan tiga dimensi. Pada patung abstrak ini terdapat permainan ruang oval positif dan negatif sehinga harmoni mudah didapat. Tugas Latihan Untuk dapat memahami bagaimana membuat karya nirmana ruang tiga dimensional, latihan berikut penting dilakukan karena menyangkut latihan pembuatan wujud-wujud sederhana baik wujud geometris mampun organis. Gunakan bahan yang mudah didapat dan dibentuk. Latihan 1 a. Membuat rongga-rongga segi empat dengan bahan karton dan
Relief biasanya dikatakan sebagai perbedaan ketinggian antara titik tinggi dan titik rendah pada lanskap yang dikukur dalam satuan kaki atau meter. Atas kondisi ini secara lebih kualitatif tertunjuk pada “relief dataran rendah” atau “relief bukit “. Kadang-kadang kita juga membedakan suatu wilayah dengan jenis bantuan seragam dengan menunjukkan ketinggiannya, oleh karena itulah pantas jikalau relatif terhadap daerah sekitarnya. Jadi apakah itu dataran tinggi atau dataran rendah. Secara garis besarnya relief permukaan Bumi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu relief daratan dan relief dasar laut. Relief yang ada di daratan meliputi gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, rawa atau danau, dan pantai. Sedangkan relief dasar laut meliputi landasan kontinen, lereng benua, tanjakan kontenantal, dasar laut dan gunung laut, dan lain-lain. Dalam objek studi geografi, relief adalah perbedaan antara titik ketinggian tertinggi dan terendah. Pegunungan dan pegunungan biasanya merupakan titik ketinggian tertinggi, sedangkan lembah dan daerah dataran rendah lainnya adalah yang terendah. Relief suatu wilayah biasanya divisualisasikan dengan menggunakan peta topografi, yaitu peta yang menunjukkan fitur permukaan tanah, seperti gunung, bukit, dan lembah. Ini biasanya dilakukan dengan garis bergelombang yang mewakili kurva dan ketinggian tanah. Peta topografi sering digunakan oleh pejalan kaki untuk bernavigasi dan merencanakan rute mereka, tetapi lebih dari sekadar rekreasi. Arsitek, ahli biologi, dan banyak profesional lain bergantung pada mereka untuk informasi penting tentang lanskap tertentu. Relief sangat penting untuk memahami topografi suatu area. Akibatnya, pembuat peta menampilkan ketinggian yang berbeda melalui beberapa metode. Garis kontur menunjukkan perubahan ketinggian antara garis berurutan dan sering digunakan pada peta datar. Semakin dekat garis satu sama lain, semakin curam ketinggian. Warna juga digunakan untuk menunjukkan ketinggian coklat untuk ketinggian lebih tinggi dan hijau untuk ketinggian lebih rendah. Pengertian Relief Relief adalah perbedaan tinggi rendah permukaan bumi. Relief merujuk secara khusus pada pengukuran kuantitatif perubahan ketinggian vertikal dalam suatu lanskap. Ini adalah perbedaan antara ketinggian maksimum dan minimum dalam suatu wilayah tertentu, biasanya dengan batas terbatas. Relief lanskap dapat berubah dengan ukuran area di mana ia diukur, sehingga membuat definisi skala di mana ia diukur sangat penting. Karena itu terkait dengan kemiringan permukaan dalam bidang yang diminati dan dengan gradien aliran apa pun yang ada, relief lanskap adalah metrik yang berguna dalam studi permukaan Bumi. Pengertian Relief Menrut Para Ahli Adapun definisi relief menurut para ahli, antara lain Practical Geography Skills, Relief juga dikenal sebagai terrain atau medan suatu daerah adalah konfigurasi fisik atau penampilan permukaan tanah dalam hal bentuk, orientasi, ukuran, ketinggian, dan kemiringan, yang dapat disingkat SOSES’ yaitu Shape bentuk, Orientation orientasi, Size ukuran, Elevation ketinggian, dan Slope kemiringan. Macam Relief dan Contohnya Secara umum, relief permukaan Bumi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu relief daratan dan dasar laut. Berikut penjelasannya. Relief Daratan Relief daratan di muka Bumi terdiri atas dataran rendah, dataran tinggi, gunung, pgunungan, perbukitan, sungai, danau, rawa, pantai, depresi kontinental, dengan masing-masing contohnya yang tersebar di muka Bumi. Dataran Rendah Dataran rendah ialah bentuk relief daratan yang berupa dataran dengan ketinggian 0 hingga 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah memiliki ciri-ciri diantaranya yaitu tingkat kesuburan tanahnya yang tinggi karena biasanya akibat adanya endapan atau sedimentasi; sumber air melimpah. Contoh dataran rendah misalnya Dataran Rendah Madiun yang terdapat di Provinsi Jawa Timur. Ketinggiannya yaitu antara 63 hingga 67 meter di atas permukaan air laut, dengan suhu udara berkisar antara 20 derajat sampai 35 derajat celcius. Dataran Tinggi Dataran tinggi ialah bentuk relief daratan yang berupa dataran dengan ketinggian antara 200 hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi memiliki ciri-ciri diantaranya yaitu kelembaban nisbi yang relatif rendah karena jumlah uap air yang ada di udara juga rendah, iklimnya sejuk, dan amplitudo suhu tahunan yang besar. Contoh dataran tinggi misalnya Dataran Tinggi Tibet yang merupakan dataran tinggi yang terdapat di Asia Tengah dan Asia Timur, meliputi sebagian besar Wilayah Otonomi Tibet, Yunnan Barat Laut, bagian barat dari Provinsi Sichuan, Gansu Selatan dan Qinghai di Cina Barat, wilayah Ladakh dan Lahaul & Spiti di India Himachal Pradesh serta Bhutan. Dengan ketinggian rata-rata melebihi meter kaki dan dikelilingi oleh barisan pegunungan yang memaksakan dua puncak tertinggi dunia, Gunung Everest dan K2, Dataran Tinggi Tibet sering disebut sebagai “roof of the world atap dunia”. Gunung Gunung ialah bentuk relief berupa tonjolan pada permukaan bumi yang biasanya lebih curam dan lebih tinggi dari bukit. Gunung sering dianggap sebagai bukit yang lebih besar dari 600 meter sekitar kaki. Namun, beberapa definisi mengatakan gunung adalah bukit yang lebih besar dari 300 meter sekitar kaki. Contoh gunung misalnya Gunung Semeru yang merupakan gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Terletak di zona subduksi, di mana lempeng Indo-Australia menundukkan di bawah lempeng Eurasia. Ini adalah gunung tertinggi di pulau Jawa dengan tipe stratovolcano, sehingga juga dikenal sebagai Mahameru. Nama ini berasal dari gunung kosmologi Hindu Meru atau Sumeru, tempat tinggal para dewa. Pegunungan Pegunungan ialah bentuk relief berupa suatu area geografis dengan gunung-gunung yang terkait secara geologis yang membentuk suatu jajaran/rantai. Pegunungan biasanya memiliki tinggi lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. Contoh pegunungan misalnya Pegunungan Himalaya yang terdapat di Asia yang memiliki banyak puncak tertinggi di Bumi, termasuk yang tertinggi, Gunung Everest Nepal / Cina. Himalaya mencakup lebih dari lima puluh gunung dengan ketinggian lebih dari m kaki, termasuk sepuluh dari empat belas puncak setinggi meter. Sebaliknya, puncak tertinggi di luar Asia Aconcagua, di Andes adalah m kaki. Perbukitan Perbukitan ialah bentuk relief yang berupa bukit yang berjajar atau suatu rangkaian bukit yang panjang pada suatu daerah yang luas. Ini berbeda dengan dataran tinggi, karena perbukitan memiliki tingkat kemiringan lereng yang cukup besar, tapi ketinggiannya lebih rendah dibandingkan pegunungan. Contoh perbukitan misalnya Perbukitan Watu Kelir yang terletak di Kabupaten Banjarnegara, yang terdiri atas, Bukit Wadasputih, Bukit Lemiring, Bukit Lamuk, Bukit Temetes Kambang, Bukit Watukelir, Bukit Bonang, Bukit Wanalela, Bukit Blumbungan, dan Bukit Igir Lemahrata. Sungai Sungai ialah bentuk relief berupa aliran air yang berasal dari hulu menuju hilir. Hulu sungai biasanya berada di wilayah dataran tinggi, sedangkan hilirnya berada di wilayah daratan rendah. Biasanya, sungai mempunyai mata air yang terdapat di gunung atau wilayah pegunungan. Contoh sungai misalnya Sungai Musi yang terletak di Sumatra itu secara kasar mengalir dari barat daya ke timur laut, dari Pegunungan Barisan yang membentuk tulang punggung Sumatera, di Kepahiang, Bengkulu, ke Selat Bangka yang membentuk perpanjangan Laut Cina Selatan. Panjangnya sekitar 750 kilometer, dan mengeringkan sebagian besar provinsi Sumatra Selatan. Danau dan Rawa Danau ialah bentuk relief berupa daratan berbentuk cekungan yang di dalamnya terdapat genangan air. Adapun rawa ialah bentuk relief yang berupa daratan di daerah dataran rendah yang tergenang air. Contoh danau misalnya Danau Toba yang merupakan danau alami yang terletak di tengah-tengah bagian utara pulau Sumatra, dengan ketinggian permukaan sekitar 900 meter kaki. Danau ini panjangnya sekitar 100 kilometer 62 mil, selebar 30 kilometer 19 mil, dan kedalaman hingga 505 meter kaki. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Kaldera Danau Toba adalah salah satu dari sembilan belas Geopark di Indonesia, yang diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Geopark Global UNESCO. Contoh rawa misalnya Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang lebih tepatnya di Jawa Tengah. Arti rawa ini luasnya hingga mencapai hektar. Di Rawa Pening terdapat banyak sekali eceng gondok yang telah di manfaatkan oleh penduduk yang ada di sekitarnya untuk pembuatan kerajinan tangan. Pantai Pantai ialah bentuk relief yang berupa daratan yang terletak di antara daratan dan lautan. Wilayah ini menjadi pembatas antara daratan dan lautan. Contoh pantai misalnya Pantai Kuta yang terletak di Bali selatan. Dahulu merupakan desa nelayan, itu adalah salah satu kota pertama di Bali yang melihat perkembangan wisata yang substansial, dan sebagai resor pantai tetap menjadi salah satu tujuan wisata utama Indonesia. Tempat ini terkenal secara internasional karena pantainya yang panjang berpasir, akomodasi yang bervariasi, banyak restoran dan bar, dan banyak peselancar terkenal yang berkunjung dari Australia. Terletak di dekat Bandara Ngurah Rai Bali. Relief Dasar Laut Pada dasarnya relief dasar laut hampir menyerupai relief yang ada di dataran, hanya saja lokasinya berada di dalam lautan. Bentuk relief dasar laut, meliputi Landasan benua continental shelf Landasan benua ialah bentuk relief berupa dataran luas yang ada di dasar laut dangkal dan berbentuk melandai. Kedalaman landasan benua rata-rata 200 meter dan biasanya berlokasi di sepanjang pantai atau di daerah tepi benua. Contoh landasan benua misalnya Dangkalan Sahul yang terletak di antara Benua Australia dan Pulau Papua; Dangkalan Sunda yang terletak di antara Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Lereng benua Lereng benua laut ialah bentuk relief dasar laut yang menurun tajam dan curam,yang merupakan kelanjutan dari landas benua, mepunyai sudut kemiringan kurang dari 500 menuju ke dalam laut, dan kedalaman antara m. Contoh lereng benua misalnya Laut Cina Selatan. Laut China Selatan merupakan salah satu jenis laut tepi yang termasuk bagian dari Samudra Pasifik. Laut ini membentang dari Selat Karimata dan Selat Malaka hingga Selat Taiwan, luasnya kurang lebih 3500000 km2. Gunung Laut Gunung laut ialah bentuk relief berupa bentuk tonjolan atau gunung yang dasar ada di dasar laut. Puncak gunung laut bisa menjulang di dalam laut, atau bisa juga di atas permukaan air laut. Contoh gunung laut misalnya Gunung Krakatau, yang terletak di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra. Palung laut atau trench Palung laut ialah bentuk relief berupa dasar laut yang sangat dalam dan sempit. Palung laut mempunyai dinding yang terjal dan juga curam. Biasanya, kedalaman palung laut mencapai lebih dari m. Contoh palung laut misalnya palung Diamantina yang terletak di barat daya Perth, Australia Barat. Palung yang satu ini membentang seluas kilometer dari Ninety East Ridge ke Naturaliste Plateau. Titik terdalamnya berada di Samudera Hindia yaitu dengan kedalaman meter di bawah permukaan laut. Guyot Guyot ialah bentuk relief yang merupakan bekas gunung api yang memiliki puncak datar dan tenggelam. Guyot terbentuk karena gunung laut mengalami erosi. Contoh guyot misalnya Great Meteor Seamount yang merupakan gunung laut terbesar di Atlantik Utara 24 000 km3. Guyot besar tersbut adalah salah satu gunung bawah laut membentuk Rantai South Azores Seamount SASC, yang berakar di teras besar yang terletak di selatan Kepulauan Azores di Samudra Atlantik. Lubuk laut atau bekken Lubuk laut ialah bentuk relief yang berupa cekungan seperti lembah di wilayah dasar laut. Contoh lubuk misalnya Lubuk Sulu meter; Lubuk Ambalau meter; Lubuk Buru meter; Lubuk Flores meter; Lubuk Bacan meter; Lubuk Manipa meter. Atol Atol laut ialah bentuk relief yang berupa pulau karang yang terdapat di laut dan memiliki bentuk menyerupai cincin yang besar. Contoh atol misalnya Kure Atoll di 28°24′ N, yang merupakan Atol paling utara di dunia adalah bersama dengan atol lain di Kepulauan Hawaii Baratlaut. Pematang samudra Ridge Pematang samudra laut ialah bentuk relief dasar laut yang bentuknya dangkal, memanjang, serta sempit. Salah satu penanda adanya pematang tengah samudra yaitu keluarnya magma dari dalam astenosfer yang membentuk jalur gunung api dasar laut yang dikenal dengan istilah lingkaran api ring of fire. Misalnya Pematang samudra di Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik. Demikianlah rangkaian artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan pengertian relief menurut para ahli, macam, dan contohnya yang ada di berbagai bidang. Semoga bisa memberi pengetahuan dan edukasi bagi kalian.